0298326146

PATH ANALYSIS MENGGUNAKAN AMOS

  1. ANALISIS JALUR (PATH ANALYSIS)

Analisis jalur dikembangkan oleh Sewall-Wright pada tahun 1934. Menurut Streiner analisis jalur merupakan perluasan dari regresi linier berganda dan yang memungkinkan analisis model-model yang lebih kompleks, sebagai metode untuk menelaah pengaruh langsung dan tidak langsung dari suatu peubah. Yang mana beberapa peubah dinyatakan sebagai penyebab terhadap peubah lain yang dianggap sebagai peubah akibat. Hubungan sebab akibat tersebut dibandingkan sendiri oleh peneliti dan modelnya digambarkan dalam sebuah diagram jalur yang terdiri dari bentuk lingkaran dan anak panah. Dimana anak panah tunggal menunjukkan sebagai penyebab. Analisis jalur bukan merupakan metode untuk menemukan penyebab suatu hubungan, melainkan suatu metode yang digunakan untuk mendefinisikan model kausal yang telah dirumuskan secara teoritis atas dasar pengetahuan sebelumnya (Kerlinger dan Pedhazur, 1973).

Pengaruh langsung adalah besarnya pengaruh dari suatu peubah terhadap peubah lain tanpa melalui perantara peubah lain dalam model. Pengaruh tidak langsung adalah pengaruh yang ditimbulkan dari suatu peubah terhadap peubah lain dengan melalui perantara dari suatu peubah. Sedangkan pengaruh total adalah total dari seluruh pengaruh baik pengaruh langsung maupun pengaruh tidak langsung. Peubah yang tidak dipengaruhi oleh peubah lain di dalam sistem disebut dengan peubah eksogen, sedangkan peubah yang dipengaruhi oleh peubah lain disebut peubah endogen (Johnson dan Wichern, 1988).

Tujuan menggunakan analisis jalur (Path analysis) diantaranya sebagai berikut :

  • a). Melihat hubungan antar variabel dengan didasarkan pada model apriori
  • b). Menerangkan mengapa variabel-variabel berkorelasi dengan menggunakan suatu model yang berurutan secara temporer.
  • c). Menggambarkan dan menguji suatu model matematis dengan menggunakan persamaan yang mendasarinya.
  • d). Mengidentifikasi jalur penyebab suatu variaberl tertentu terhadap variabel lain yang dipengaruhinya.
  • e). Menghitung besarnya pengaruh satu variabel independen exogenous atau lebih terhadap variabel dependen endogenous
  1. Konsep dan Istilah Dasar dalam Analisis Jalur

Pembuatan analisis jalur bertujuan untuk mempresentasikan hubungan kausal antar variabel dalam bentuk gambar agar semakin mudah untuk dibaca. Dalam analisis jalur, ada beberapa istilah variabel :

  1. Variabel Eksogen, variabel ini identik dengan variabel independen dalam analisis regresi.

Ciri – ciri variabel eksogen :

  • a). Tidak ada variabel lain yang mendahului variabel eksogen. Dalam model bisa lebih dari satu variabel eksogen.
  • b). Tidak terdapat hubungan kausan antar variabel eksogen.
  • c). Dimungkinkan adanta korelasi antar variabel eksogen.
  1. Variabel Endogen, variabel ini identik dengan variabel dependen dalam analisis regresi.

Ciri – ciri variabel endogen :

  • a). Didahului oleh variabel eksogen.
  • b). Jika hanya ada satu variabel endogen, variabel tersebut merupakan variabel dependen.

  1. Variabel Intervening

Merupakan variabel yang berada diantara variabel independen dan variabel dependen. Dalam posisinya sebagai variabel intervening, variabel endogen dapat sebagai variabel dependen maupun independen.

Jika suatu variabel endogen mendahului variabel endogen lainnya, maka variabel tersebut merupakan variabel independen dan varoabel terakhri adalah variabel dependen.

Interpretasi untuk gambar diatas yaitu variabel X tidak secara langsung mempengaruhi variabel Y namun melalui variabel Z.

Bagan dalam variabel intervening akan dijelaskan dalam gambar berikut :

Pada gambar diatas, dapat dijelaskan bahwa Earns dapat berpengaruh langsung terhadap Income, tetapi juga dapat berpengaruh secara tidak langsung melalui variabel Wealth.

  1. Variabel Moderating

Variabel moderating adalah variabel yang memperkuat atau memperlemah hubungan antara satu variabel dengan variabel lain. Variabel ini memodifikasi hubungan awal antara variabel independen dan variabel dependen karena hubungan awal kedua variabel tidak signifikan atau pengaruhnya rendah padahal secara teoritis pola tersebut sangat memungkinkan.

Interpretasi untuk gambar diatas yaitu kuat lemahnya pengaruh variabel X terhadap variabel Y tergantung pada variabel Z.

Bagan dalam variabel moderating akan dijelaskan dalam gambar berikut :

Pada gambar diatas dapat dijelaskan bahwa dengan adanya variabel kompensasi memperkuat pengaruh antara kepuasan kerja terhadap kinerja.

  1. Asumsi dalam analisis jalur

Asumsi-asumsi dasar analisis jalur (path analysis) antara lain :

  1. Hubungan antar variabel adalah linier, aditif, dan kausal.
  2. Galat atau eror tidak salah berkorelasi satu sama lain.
  3. Hanya ada hubungan kausal satu arah dalam model (model rekursif).
  4. Variabel endogen minimal terukur dalam skala interval.
  5. Model yang dianalisis diidentifikasi dengan benar berdasarkan teori-teori dan konsep-konsep yang relevan.
  6. Ukuran sampel yang memadai, sebaiknya diatas 100 dan idealnya 400-1000.
  7. Hubungan sebab-akibat didasarkan pada teori yang sudah ada dengan asumsi sebelumnya menyatakan bahwa memang terdapat hubungan sebab-akibat dalam variabel yang sedang diteliti.
  1. Diagram Jalur

Diagram jalur adalah sebuah grafik pola hubungan sebab akibat diantara sekumpulan variabel. Dalam diagram jalur, variabel dibedakan menjadi variabel eksogen yang ditentukan oleh penyebab di luar model kausal dan variabel endogen yaitu variabel yang dijelaskan oleh variabel eksgosen.

Tabel 1. Simbol-simbol Utama Diagram Jalur

  • Variabel 1 dan Variabel 2 menunjukkan variabel eksogen bagi variabel endogen variabel 3
  • Variabel 1, 2, dan 31 menunjukkan variabel eksogen bagi variabel endogen 4.
  • Garis berarah tunggal pada diagram jalur menunjukkan arah pengaruh langsung dari suatu variabel sebab ke variabel akibat. Misalnya menunjukkan pengaruh langsung variabel 1 terhadap variabel 3.
  • Simbol yang biasa digunakan untuk menotasikan koefisien jalur . Dimana merupakan besarnya pengaruh variabel j terhadap variabel i dimana i menunjukkan indeks bagi variabel yang mengalami akibat (variabel endogen ke-i) dan j menunjukkan indeks variabel penyebab (variabel eksogen ke-j).